San Alfonso del Mar, tercatat di Guinnes World Record sebagai kolam renang terbesar dan terluas di dunia. Kolam ini terletak di Chile tepatnya di kota Algarrobo. Memiliki luas area 20 hektar dan panjang 3.323 kaki dengan 250.ooo meter kubik air.
![]() |
| pengunjung bisa menikmati dengan perahu kecil |
![]() |
| kolam renang tampak dari atas |
Bandara di seluruh dunia sering dibangun di tanah yang luas dan jauh dari pemukiman penduduk sehingga pesawat akan lebih mudah beroperasi, lepas landas dan mendarat dengan aman. Idealnya bandara membutuhkan lahan yang luas, datar, angin yang menguntungkan dan visibilitas besar. Namun, banyak negara telah membangun bandara yang aneh, diantaranya :
1. Bandara Congonhas (Brazil).
Bandara Congonhas terletak di Sao Paulo, Brazil. Dibangun hanya 5 kilometer dari pusat kota dan selesai pada tahun 1936, dengan perkembangan pesat dalam dekade berikutnya. Walaupun bandaranya unik tampak seperti komuter, bandara ini menjadi menjadi tantangan bagi pilot dalam hal keselamatan penumpang. Untungnya, kota Sao Paulo banyak memiliki bangunan tinggi yang cukup jauh dari bandara, sehingga tidak ada kendala langsung bagi pilot saat mendarat ataupun lepas landas.
Bandara Medeira terletak di tepi laut Madeira, sebuah pulau kecil yang jauh dari pantai Portugal, bandara ini mampu mendaratkan pesawat komersial ukuran penting untuk perkembangannya. Bandara ini memiliki panjang landasan hanya sekitar 5000 kaki, memunculkan risiko besar untuk pendaratan. Bahkan pilot paling berpengalaman pun membatasi penerbangan ke daerah ini.
![]() |
| bandara madeira, Portugal |
3. Bandara Internasional Princess Juliana (Karibia).
Di bandara Internasional Princess Juliana, pilot harus terbang di atas pantai dengan hampir menyentuh bibir pantai. Ini jelas menjadi tantangan besar bagi para pilot yang ingin mendarat di sini. Dengan pantai yang banyak di kunjungi wisatawan, pilot harus ekstra hati - hati dalam lepas landas maupun mendarat.
![]() |
| Bandara Internasional Princess Juliana |
![]() |
| Bandara Internasional Princess Juliana, Karibia |
4. Bandara Svalbard (Norwegia).
Svalbard adalah sekelompok pulau di Norwegia yang berdekatan dengan Samudra Arktik. Di daerah ini ada tiga bandara di nusantara, dua di antaranya digunakan untuk mengangkut para penambang. Bandara Svalbard sendiri terbuka untuk melakukan perjalanan komersial. Bandara ini selesai di bangun pada tahun 1975.
![]() |
| svalbard tampak dari jauh |
5. Bandara Gibraltar
Bandara Gibraltar dibangun untuk melayani daerah Britania Raya, yaitu pesawat Air Force meskipun dengan penerbangan komersial setiap hari. Bandara ini menjadi sangat unik ketika landasan memotong tepat di seberang Winston Churchill Avenue dan Jalan Gibraltar. landasan pacu akan beralih dari sisi ke sisi di pulau karena satu-satunya ruang datar ada disana. Namun, operasi penerbangan cukup aman sejauh ini.
![]() |
| bandara gibraltar tampak dari jauh |

Pecinta anime di Indonesia pasti sudah mengenal Dorayaki, kue kesukaan Doraemon ini ternyata mempunyai sejarah yang menarik. Dikisahkan, konon dahulu kala Dorayaki diciptakan oleh seorang pendekar bernama Saito Musashibo Benkei. Benkei adalah seorang biksu di Gunung Hiei. Ketika kalah dalam berduel, ia menderita luka dan harus dirawat di rumah penduduk. Setelah sembuh Benkei memanggang adonan dari campuran air dan tepung di atas gong (kabarnya Dorayaki dinamakan karena bentuknya seperti gong atau “dora” dalam bahasa Jepang). Selesai memanggang adonan, Benkei memberikan kue bundar berisi selai kacang tersebut kepada penduduk yang telah merawatnya.
Pada awal pembuatannya Dorayaki hanya terdiri dari satu lembar kue bundar dengan pinggiran yang dilipat sedikit sehingga berbentuk segi empat, namun skarang berubah menjadi dua lembar dan berbentuk bundar. Pada tahun 1914, Dorayaki diperkenalkan oleh perusahaan kue Usagiya dan menjadi populer di seluruh Jepang. Di Indonesia Dorayaki juga dikenal dengan sebutan Obanyaki dan rasanya sudah disesuaikan dengan selera masyarakat Indonesia.

Amerika Serikat ternyata bukan hanya mengekspor kebudayaannya ke seluruh dunia termasuk Asia. Sebuah riset menemukan, semut api (Solenopsis invicta) yang berkembang di Asia juga berasal dari Amerika Serikat.
Aslinya, semut penggigit ini berasal dari Amerika Selatan. Baru pada tahun 1930-an, semut api merangsek kawasan utara. Dan 20 tahun terakhir, semut api juga sudah menjajah negeri-negeri di Asia-Pasifik seperti China, Taiwan, Australia dan Selandia Baru.
Risetnya tentu bukan mewawancara semutnya karena ini mustahil. Riset dilakukan melalui penelitian genetik yang dilansir sebuah tim di jurnal Science, pada Jumat 25 Februari 2011 ini.
Meski berasal dari Amerika Selatan, namun peneliti memastikan yang berkembang di Asia adalah keturunan semut api yang berkembang belakangan di Amerika Serikat, kata Marina Ascunce, dari Museum Sejarah Alam Florida, Universitas Florida.
“Saya dulu kira, setidaknya salah satu populasi di kawasan yang baru terjangkit berasal dari Amerika Selatan, namun semua data genetik memperlihatkan sumber yang paling mendekati adalah semut api dari kawasan selatan Amerika Serikat.”
“Dengan mengetahui dari mana asal mereka, pengendalian biologis tentu bisa lebih fokus,” kata Ascunce. “Kami juga dapat meningkatkan pengawasan kawasan sumber atau rute transportasi kunci,” katanya.
Data genetika ini didapatkan dari semut-semut yang berasal dari 2.144 koloni yang tersebar di 75 kawasan geografis. Kesimpulan didapatkan dalam serangkaian tes untuk menentukan asal semut api.
Transportasi memang menjadi jawaban dari fenomena ini. Larry Gilbert, Direktur Laboratorium Lapangan Brackenridge, Universitas Texas, menyatakan, beberapa serangga penjajah ini dibawa ke Amerika Serikat melalui perdagangan.
“Jadi, sangat ironis ketika satu dari serangga yang terbawa ke Amerika Serikat lalu menjadi pelabuhan untuk mereka keluar ke seluruh dunia,” kata Gilbert mengomentari hasil penelitian, kepada Associated Press.
Para ilmuwan memperkirakan semut api masuk Amerika Serikat melalui kapal kargo di Alabama. Dan sekarang, Amerika membelanjakan US$6 miliar per tahun untuk memerangi serangga, kerusakan pertanian dan biaya pengobatan.

Alat ini yang singkatannya telah secara salah namun kaprah diartikan lain dari sebenarnya. Penciptanya adalah orang Inggris bernama Sir John Harrington. Ia menciptakan alat tersebut pada tahun 1460, akan tetapi masih dalam keadaan yang primitip, karena keadaannya yang belum lengkap. Orang lain kemudian meneruskan idenya. Mereka itu adalah Mr Cummings pada tahun 1775 dan mereka ini sudah dilengkapi dengan alat penyiram kotoran, serta didaftarkan hat patent-nya pada abad ke - 18. Hak petent untuk tangki airnya dipegang oleh Mr Beachman, yang diciptakannya pada tahun 1782.

kalo sejarahnya, begini sejarah terciptanya closed
Sekitar tahun 3000-1500 SM di ibukota Hindustan, Mohenjodaro, dibuat saluran air dan kloset yang mempunyai saluran pembuangan. Akan tetapi, bersamaan dengan hancurnya peradaban Hindustan, kloset itu pun ikut menghilang karena tidak bisa bertahan sampai zaman berikutnya. Lalu waktu pun berlalu…
Pada tahun 1371 di London, Inggris, dibuat UU (Undang-Undang) yang berbunyi “Barang siapa membuang tinja dari jendela, harus membayar denda sebesar empat shilling”. Walaupun begitu, tetap saja ada orang yang diam-diam membuang tinja. Ternyata bukan hanya seorang, tapi semua orang membuang tinja tanpa peduli dengan peraturan yang sudah ada. Jadi, kalau sedang berjalan santai di kota London, jangan kaget kalau tiba-tiba ada tinja yang jatuh dari langit.
Apa sebabnya? TANYA KENAPA!?
Sebabnya adalah London merupakan ibukota besar. Sejak dulu, orang berbondong-bondong datang ke London untuk mencari pekerjaan. Akibatnya, tak ada lagi lahan untuk tempat tinggal. Untuk mengatasinya, dibangunlah gedung-gedung tinggi di kota London (rumah susun). Pada waktu itu, kloset dengan saluran pembuangan air belum ada. Jadi, orang-orang London menggunakan “close stool” (pispot dengan tempat duduk).
Tinja ditampung dalam pispot, kemudian orang-orang harus membawa pispot tersebut keluar gedung untuk membuang tinja ke parit atau ke tempat-tempat lain yang diinginkan. Banyak penghuni gedung rumah susun yang tinggal di lantai atas mengeluh, karena tiap hari mereka harus keluar gedung, naik turun tangga untuk membuang isi pispot. Terkadang isi pispot dirasa terlalu berat, kadang-kadang ada yang tak sengaja menjatuhkan isi pispot di tangga atau lantai gedung. Karena bosan dan repot, akhirnya mereka membuang isi pispot lewat jendela.
Walaupun sudah dibuat peraturannya, cara macam ini tetap tidak berubah. Kemudian tinja-tinja yang tersebar di luar gedung dan di berbagai ruas jalan di kota London, dibiarkan begitu. Penghuni kota London mengandalkan petugas kebersihan yang datang untuk mengangkut sampah setiap tiga minggu. Hingga tiba-tiba penyakit pes yang mengerikan mewabah di London dan menewaskan banyak orang. Walaupun begitu, tetap tak ada perubahan. Tak terpikir di benak mereka kalau penyebab utamanya adalah lingkungan yang kotor.
Dua ratus tahun berlalu sejak UU pembuangan tinja dibuat, tapi kota London tetap dipenuhi sampah, tinja dan bau tak sedap. Hingga akhirnya pada tahun 1596, Sir John Harington menemukan kloset bilas. Tapi Ia hanya membuat dua kloset bilas (satu terpasang di rumahnya, satunya lagi di kediaman Ratu Elizabeth 1). Namun kloset beliau masih menggunakan bejana untuk menampung tinja, sehingga bau tak sedap masih jadi masalah. Meskipun demikian, kloset Harington merupakan kloset bilas modern pertama di dunia. Kemudian Cummings memperbaiki temuan Harington.
Cummings menemukan kloset bilas yang tidak bau “valve closet”. Kenapa tidak bau? TANYA LAGI KENAPA!? Karena kloset ini menggunakan air sebagai penghalang supaya bau tidak menyebar. Tapi (masih ada tapinya), saluran pembuangan air pada kloset bilas Cummings digunakan rakyat London untuk membuang sampah sehingga saluran itu tersumbat. Lalu terjadilah peristiwa menakutkan. Kota London diserang wabah kolera sampai tiga kali (tahun 1849 menewaskan 14,000 jiwa, tahun 1854 menewaskan 10,000 jiwa dan 1866 memakan korban 5,000 jiwa). Lingkungan yang kotor menjadi salah satu penyebab utamanya.
Dengan terjadinya wabah kolera ini, penghuni kota menyadari pentingnya fungsi saluran air bawah tanah. Setelah memeriksa saluran-saluran air bawah tanah, para petugas kebersihan menemukan kerusakan di sana-sini dan tumpukan-tumpukan sampah yang menyumbat saluran air. Maka diputuskan untuk segera memperbaiki dan membuat saluran-saluran air bawah tanah yang baru. Tahun 1865, saluran-saluran air bawah London baru mulai berfungsi lagi.
Lima ribu tahun telah berlalu sejak zaman Mohenjodaro. Di kota London telah dibuat saluran air bawah tanah yang disambungkan ke kloset bilas. Menjelang tahun 1870, kloset bilas makin berkembang berkat saluran air bawah tanah yang dibangun dengan kokoh. Lalu tahun 1889, Bostell membuat kloset bilas yang disebut “wash-down” seperti yang ada sekarang. Akhirnya, kloset bilas yang dulu pernah ada di zaman Hindustan dan menghilang, kini telah kembali..

Danau adalah sejumlah air (tawar atau asin) yang terakumulasi di suatu tempat yang cukup luas, yang dapat terjadi karena mencairnya gletser, aliran sungai, atau karena adanya mata air. Biasanya danau dapat dipakai sebagai sarana rekreasi, dan olahraga.
Kebanyakan danau adalah air tawar dan juga banyak berada di belahan bumi utara pada ketinggian yang lebih atas. Sebuah danau periglasial adalah danau yang di salah satunya terbentuk lapisan es, "ice cap" atau gletser, es ini menutupi aliran air yang keluar danau.
Istilah danau juga digunakan untuk menggambarkan fenomena seperti Danau Eyre, di mana danau ini kering di banyak waktu dan hanya terisi pada saat musim hujan.
Banyak danau adalah buatan dan sengaja dibangun untuk penyediaan tenaga listrik-hidro, rekreasi (berenang, selancar angin, dll), persediaan air, dll.
Namun ada juga beberapa danau di dunia ini yang dianggap berbahaya untuk dijadikan tempat rekreasi, bahkan disebut-sebut juga sebagai danau yang mematikan.
1. Lake Nyos, Cameroon

Danau Nyos adalah salah satu dari tiga danau di bumi dimana gas CO2 terdapat di dalam air dan mengubahnya menjadi asam karbonat yang merupakan sebuah senyawa kimia yang mematikan.

Pada tahun 1986 (seperti dijelaskan di atas), ketika danau ini meledak karena senyawa kimia yang terkandung di dalam air tersebut bereaksi karena sudah terkumpul dengan padat.
Diibaratkan seperti gas CO2 yang terperangkap di air, seperti gabus dalam botol sampanye yang akan meledak keluar dengan cepat ketika tekanan dalam botol sudah cukup tinggi.
Dimana pada saat itu, ribuan penduduk desa kehilangan nyawa mereka serta ribuan hewan ternak.
2. Yellowstone Lake, USA

Pada tahun 2003, para Ahli telah memetakan Danau Yellowstone yang merupakan, sebuah wilayah gunung berapi yang sangat aktif.
Di sana mereka menemukan sebuah kubah seluas 100 kaki di Mary's Bay, ada bahaya nyata dari apa yang dikenal sebagai ledakan hidrotermal.

Sejauh ini, bukti dari 25 ledakan telah terjadi pada 25.000 tahun terakhir, tetapi bila terjadi lagi maka, 100.000 galon air mendidih akan meledak dan menyebabkan gelombang pasang dan berpotensi mematikan.
3. Horseshoe Lake, California, USA

Danau Horseshoe, dekat kota Mammoth Lakes, California, adalah silent killer. Danau ini sangat indah tetapi juga sangat mematikan.
Hal ini dikarenakan kandungan CO2 yang terkandung di dalam air danau mencapai 95% lebih besar daripada kandungan lingkungan sekitar sehingga, jika ada api di sekitar tepian danau maka akan terjadi ledakan yang cukup dashyat.

Pada tahun 2006, ada 3 orang yang membuat api unggun di di tepian danau menjadi korban karena ledakan yang terjadi akibat pemicu api tersebut.
4. Lake Mono, California, USA

Danau Mono adalah sebuah danau yang menakjubkan, sebuah danau yang sehat hingga tahun 1940-an di Los Angeles karena perubahan sistem pengairan maka kondisi danau berubah.
Menurut PBS, "salah satu danau tertua di Amerika Utara itu, dalam waktu yang sangat singkat, menjadi sebuah danau alkali beracun yang mengandung klorida, karbonat dan sulfat."

Yang mana untuk kurun waktu 20 tahun, danau tersebut tidak dapat untuk digunakan karena dalam tahap netraliasasi.
5. Mount Rainier Crater Lake, Washington, USA

Di puncak gunung terdapat sebuah kawah besar yang selalu tertutup es dan salju. Danau hanya dapat dicapai melalui gua-gua bawah tanah.
Hanya 70 mil dari Seattle, gas vulkanik yang terdapat di danau tersbeut merupakan ancaman bagi 100.000 orang.

Karena air di danau itu menciptakan asam sulfat sehingga jika dikombinasi dengan gas vulkanik yang ada disekitar puncak gunung maka akan sangat berbahaya.
6. Lake Kivu, Rwanda

Danau Kivu adalah danau yang dapat meledak seperti Danau Nyos, dimana danau Kivu memliki luas 2000 kilometer persegi lebih besar dari Nyos dan sangat dekat dengan gunung api aktif.
Gas kimia di sini adalah campuran metana dan karbon dioksida. Menurut Wikimedia,
Ilmuwan berhipotesis bahwa apabila vulkanik interaksi dengan air di dasar danau yang memiliki konsentrasi gas yang tinggi, maka akan memanaskan air.

Gaya metana keluar dari air, percikan ledakan metan, yang mana jika terjadi maka semua isi dari danau akan terbang keluar akibat ledakan besar yang terjadi ini.
7. Lake Monoun, Cameroon

Danau Moboun juga memiliki tiga unsur penting yang dibutuhkan untuk mengumpulkan CO2 dalam jumlah mematikan.
Untuk melakukannya, pertama danau ini harus minimal memiliki kedalaman 160 meter. Kedua, harus berada di garis khatulistiwa sehingga gas tidak akan hilang secara alami di musim dingin. Ketiga, harus terletak di wilayah gunung berapi.

Danau Moboun hanya 60 mil jauhnya dari Danau Nyos. Dua tahun sebelum bencana yang lebih besar di Nyos pada tahun 1986, di danau ini 37 orang tewas akibat ledakan CO2.
8. Boiling Lake, Dominica

Boiling Lake di Dominika diisi dengan gelembung air super panas yang diselimuti awan yang panas antara 180 dan 197 derajat Fahrenheit di tepian danau.

Dimana ini merupakan kolam penampng air hujan yang telah berlangsung dari sejak jaman dahulu, sehingga tekumpul menjdi sebuah danau yang sangat panas.
9. Lake Rakshastal, Tibet

Danau Rakshasta dan Danau Manasarovarl di Tibet, adalah sebuah danau air asin. Tidak ada tanaman atau ikan bertahan hidup dalam air ini dan penduduk setempat menganggapnya beracun.
Bahkan, mitos adalah bahwa di danau tersebut merupakan rumah dari raja setan berkepala 10, Lanka!

Dalam ajaran Buddha, Danau Manasarovar berbentuk seperti matahari dan mewakili kecerahan, sementara Danau Rakshastal, berbentuk seperti sebuah sabit, merupakan kegelapan.
Hal ini tentu telah membawa kegelapan apa pun yang mencoba untuk hidup di dalamnya.
10. Lake Karachay

Danau Karachay dikenal sebagai tempat paling tercemar di bumi, keindahan yang menakjubkannya menyembunyikan fakta bahwa tempat itu seringkali dijadikan tempat pembuangan fasilitas limbah nuklir di Rusia.
Memiliki radiasi yang cukup di dalamnya untuk membunuh seorang manusia dalam satu jam.

Pada tahun 1968, pada saat mengalami kekeringan, debu dari danau itu dan sekitarnya yang mengandung radiasi, pernah menginfeksi satu juta orang dan 7.000 warga yang tinggal di daerah itu harus direlokasi.

Sepasang suami-istri di Mesir memberi nama bayi mereka dengan nama 'Facebook'. Hal ini dilakukan sebagai bentuk rasa terima kasih karena Facebook berperan dalam revolusi yang berlangsung di Mesir dan ikut memberi andil atas jatuhnya Presiden Hosni Mubarak,
Si ayah bayi yang bernama Jamal Ibrahim memilih nama itu sebagai rasa terima kasih atas revolusi dan gerakan kaum muda di negara itu. Seluruh keluarga, teman, dan tetangganya berkumpul di Ibrahimia dan merayakan kelahiran bayi mungil itu.
Situs sosial pertemanan itu memainkan peranan yang sangat penting saat terjadi pemberontakan di negara itu dan bahkan diberi label Revolusi Facebook.
Para pengunjuk rasa menggunakan Facebook untuk mengorganisasi unjuk rasa, berbagi informasi, dan terkoneksi dengan dunia internasional.
Kini, ada lima juta pengguna Facebook di Mesir. Pihak Facebook sendiri melaporkan jika pengguna di Mesir meningkat dalam satu bulan terakhir dengan 32 ribu groups serta 14 ribu pages, dua pekan setelah Januari.













